Konstruktivisme–6 Keunggulan Penggunaan Pandangan Konstruktivisme dalam Pembelajaran

Konstruktivisme–6 Keunggulan Penggunaan Pandangan Konstruktivisme dalam Pembelajaran

 

Berikut ini diberikan 6 keunggulan penggunaan pandangan konstruktivisme dalam pembelajaran di sekolah, yaitu:

  1. Pembelajaran berdasarkan konstruktivisme memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengungkapkan gagasan secara eksplisit dengan menggunakan bahasa siswa sendiri, berbagi gagasan dengan temannya, dan mendorong siswa memberikan penjelasan tentang gagasannya.
  2. pembelajaran berdasarkan konstruktivisme memberi pengalaman yang berhubungan dengan gagasan yang telah dimiliki siswa atau rancangan kegiatan disesuaikan dengan gagasan awal siswa agar siswa memperluas pengetahuan mereka tentang fenomena dan memiliki kesempatan untuk merangkai fenomena, sehingga siswa terdorong untuk membedakan dan memadukan gagasan tentang fenomena yang menantang siswa.
  3. pembelajaran konstruktivisme memberi siswa kesempatan untuk berpikir tentang pengalamannya. Ini dapat mendorong siswa berpikir kreatif, imajinatif, mendorong refleksi tentang model dan teori, mengenalkan gagasan-gagasanpada saat yang tepat.
  4. pembelajaran berdasarkan konstruktivisme memberi kesempatan kepada siswa untuk mencoba gagasan baru agar siswa terdorong untuk memperoleh kepercayaan diri dengan menggunakan berbagai konteks, baik yang telah dikenal maupun yang baru dan akhirnya memotivasi siswa untuk menggunakan berbagai strategi belajar.
  5. pembelajaran konstruktivisme mendorong siswa untuk memikirkan perubahan gagasan merka setelah menyadari kemajuan mereka serta memberi kesempatan siswa untuk mengidentifikasi perubahan gagasan mereka.
  6. pembelajaran konstruktivisme memberikan lingkungan belajar yang kondusif yang mendukung siswa mengungkapkan gagasan, saling menyimak, dan menghindari kesan selalu ada satu jawaban yang benar.

Konstruktivisme-sekilas pandang

konstruktivisme-perubahan konsepsi

 

Kata kunci: pembelajaran konstruktivisme

About these ads

12 responses to “Konstruktivisme–6 Keunggulan Penggunaan Pandangan Konstruktivisme dalam Pembelajaran

  1. Pingback: Konstruktivisme-Struktur Kognitif (Sekilas Pandang) « Pembelajaran Guru

  2. salam kenal…sama ya, kita tertarik banget sama pendidikan…

  3. Pingback: Komentar di (PENDIDIKAN PAKET B) Hello world! oleh Mr WordPress

  4. Mudah2 an bisa diterapkan

  5. Pingback: KEJAR PAKET B KEJAR PAKET C - Rekening 2 In 1

  6. konnstruktifis emang OK!! tapi bagaimana dengan etika anak2???
    anak diberi kesempatan untuk berpendapat, itu bagus untuk mengembangkan kemampuannya. tapi segi negatifnya, mereka sedikit bersikap impulsif, semau gue!!jadi tidak ada tepo seliro.
    Bagaimana mengatasinya??

  7. artikel yang bagus , untuk membuat pembelajaran yang efektif.

  8. Pembelajaran berdasarkan konstrukyivisme sangat tepat dalam mengembangkan daya pikir dan kreativitas siswa. di sini bagaimana seorang guru memahami posisinya sebagai fasilitator dalam mengarakan kemampuan potensi awal yang dimiliki oleh siswa tersebut. Hal yang sangat sulit dialami dalam proses pembelajaran jika seorang guru tidak memiliki referensi/pengalaman yang cukup untuk memadukan kensep-konsep awal yang telah ada pada siswa tersebut.

  9. Pembelajaran konstruktivisme sgat mendukung pembentUkan pRibAdi siswa yg aktif&imajinatif. .
    Pmbljrn ini menitik beratkan pd pembntUkn pengetahuan dr siswa sndri. Krn siswa memiliki pengalaman dgn berinteraksi dgn lingkungan&scr sosial…sh9a pmbljrn’y bermakna.

  10. Maaf , kbtulan q lg btuh bhan referensi mengenai pembelajaran konstruktivisme, bleh thu lbih tentang pmbelajarn konstruktivisme b”dasarkan pengetahua yang sdr miliki

  11. PEMBELAJARAN KONTRUKTIVISME SY AKU OKE KLO DIKEMBANGKAN, MASALAHNYA SAYA MASAIH KESULITAN DALA MENERAPKAN DIKELAS, TERUTAMA ANAK DIDIK SAYA SD DAN BERADA DI DESA YANG MASYARAKATNYA KURANG ANTUSIAS DI DUNIA PENDIDIKAN. PENGARUH KELUARGA YANG MSH MENGANUT PAHAM “ANAK TIDAK BOLEH MEMBANTAH APA YANG DIKATAKAN ORANG TUA” TERNYATA BERDAMAKA CUKUP SIGNIFIKAN TERHADAP SIKAP SISWA DIKELAS, SISWA CENDERUNG TAKUT ATO MEMAN TIDAK ADA IDE UNTUK MEMNGUNGKAPKAN PENDAPAT. BAGAIMANA MENGATASINYA YA??TLG KIRIM DI EMAIL SAYA

  12. menarik,, thanks share nya..
    metode kontruktivis merupakan salah satu metode dimana pengandalan akan kapasitas otak kanan menerapkan pula sistim adult learning..
    tanya sedikit,, dalam menerapkan pola adult learning ini, asumsi apa yang harus kita pakai agar praktek ini berhasil,, tak dapat kita pungkiri pula, efek negatif dari pembiaran berpikir sendiri ini adalah tidak terkontrolnya suatu hasil pemikiran, dan membuat menjadi malas karena tidak adanya kontrol tersebut.. thanks..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s