Category Archives: model pembelajaran

Model Pembelajaran Tematik (Pembelajaran Terpadu) – Latar Belakang Mengapa Disarankan untuk Digunakan di SD dan MI

Model Pembelajaran Tematik (Pembelajaran Terpadu) – Latar Belakang Mengapa Disarankan untuk Digunakan di SD dan MI

 

Peserta didik yang berada pada sekolah dasar kelas satu, dua, dan tiga berada pada rentangan usia dini. Pada usia tersebut seluruh aspek perkembangan kecerdasan seperti IQ, EQ, dan SQ tumbuh dan berkembang sangat luar biasa. Pada umumnya mereka masih melihat segala sesuatu sebagai satu keutuhan (berpikir holistik) dan memahami hubungan antara konsep secara sederhana. Proses pembelajaran masih bergantung kepada objek-objek konkret dan pengalaman yang dialami secara langsung.

  Continue reading

Advertisements

PEMBELAJARAN TEMATIK- IMPLIKASI

PEMBELAJARAN TEMATIK- IMPLIKASI

 

Dalam implementasi pembelajaran tematik di sekolah dasar mempunyai berbagai implikasi yang mencakup: (1) implikasi bagi guru; (2) implikasi bagi siswa; (3) Implikasi terhadap sarana belajar, prasarana belajar, sumber belajar dan media pembelajaran; (4) Implikasi terhadap Pengaturan ruangan; (5) Implikasi terhadap pemilihan metode mengajar. Berikut ini akan dibahas satu per satu:

 

Implikasi bagi guru

Pembelajaran tematik memerlukan guru yang kreatif baik dalam menyiapkan kegiatan/pengalaman belajar yang bermanfaat bagi anak, juga dalam memilih kompetensi dari berbagai mata pelajaran dan mengaturnya agar pembelajaran menjadi lebih bermakna, menarik, menyenangkan dan utuh. Continue reading

Pembelajaran Tematik- Landasan

Pembelajaran Tematik- Landasan

 

Landasan pembelajaran tematik mencakup:

Landasan filosofis dalam pembelajaran tematik sangat dipengaruhi oleh tiga aliran filsafat yaitu: (1) aliran progresivisme, (2) aliran konstruktivisme, dan (3) aliran humanisme. Aliran progresivisme memandang proses pembelajaran perlu ditekankan pada  pembentukan kreatifitas, pemberian sejumlah kegiatan, suasana yang alamiah (natural), dan memperhatikan pengalaman peserta didik. Aliran konstruktivisme melihat pengalaman langsung peserta didik sebagai kunci dalam pembelajaran. Menurut aliran ini, pengetahuan adalah hasil konstruksi atau bentukan manusia. Continue reading

Pembelajaran Tematik-Arti Penting

Pembelajaran Tematik-Arti Penting

 

Pembelajaran tematik lebih menekankan pada keterlibatan peserta didik dalam proses belajar secara aktif dalam proses pembelajaran, sehingga peserta didik dapat memperoleh pengalaman langsung dan  terlatih untuk dapat menemukan sendiri berbagai pengetahuan yang dipelajarinya. Melalui pengalaman langsung peserta didik akan memahami konsep-konsep yang mereka pelajari dan menghubungkannya dengan konsep lain yang telah dipahaminya. Teori pendukung untuk pembelajaran tematik ini dimotori para tokoh Psikologi Gestalt, termasuk Jean Piaget yang menekankan bahwa pembelajaran haruslah bermakna dan berorientasi pada kebutuhan dan perkembangan anak. Continue reading

Model Pembelajaran Dynamic Group

Pembelajaran guru:

Model Pembelajaran Dynamic Group

 

Aktivitas belajar adalah upaya siswa dalam memahami dan menanggapi lingkungannya. Dalam hal ini, lingkungan merupakan stimulus yang memberikan rangsangan kepada siswa untuk menanggapi dalam cara-cara tertentu. Kegiatan untuk menanggapi ini akan optimal jika didukung oleh adanya kebebasan mengemukakan pendapat yang dapat dilakukan oleh setiap siswa. Dengan kata lain, kebebasan yang dimaksud harus dilaksanakan secara bertanggungjawab, dilandasi akan sehat, niat baik, dan norma yang berlaku di masyarakat.

 

Demokrasi yang berasal dari Bahasa Yunani, demos yang artinya rakyat dan kratein yang bermakna pemerintahan. Jadi demokrasi adalah pemerintahan yang berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat; Dwiyono A. 2003. Untuk keperluan pembelajaran, pembelajaran berbasis demokrasi adalah teknik pembelajaran dari murid, dan untuk murid. Dalam hal ini pembelajaran lebih ditekankan pada bagaimana membelajarkan siswa dan bukan pada apa yang dipelajari siswa. Continue reading