Lesson Study: Perangkat pembelajaran

Lesson Study: Perangkat pembelajaran

 

Perangkat pembelajaran yang disusun dalam pelaksanaan lesson study meliputi :

1. Rencana Pembelajaran

Adapun komponen rencana pembelajaran adalah :

a. Standar kompetensi dan kompetensi dasar, dalam hal ini kita harus memilih dari kurikulum

b. Pokok bahasan , dipilih dari kurikulum

c. Indikator, disusun sendiri oleh kelompok guru dan dijabarkan dari standar kompetensi .

d. Model Pembelajaran, dipilih sesuai penekanan kompetensi dan materi .

e. Skenario pembelajaran, berisi urutan aktivitas pembelajaran siswa dan mencerminkan pilihan model Pembelajaran .

f. Urutan Metode Pembelajaran, disesuaikan dengan aktivitas siswa dan model pembelajaran .

g. Media pembelajaran, dipilih dan di urutkan sesuai skenario pembelajaran .

h. Instrumen evaluasi meliputi kognitif, afektif dan psikomotorik

  Continue reading

Advertisements

Lesson Study: Model Monitoring dan Evaluasi program

Lesson Study: Model Monitoring dan Evaluasi program

 

Dalam melaksanakan monitoring dan evaluasi program lesson study dapat dilakukan sebagaimana monitoring dan evaluasi program pada umumnya. Pada dasarnya, model monitoring dan evaluasi program harus didudukkan dalam konteks program. Dalam hal ini, monitoring dan evaluasi program diposisikan sebagai tools dalam keseluruhan aspek manajemen program. Oleh karena itu, model monitoring

dan evaluasi akan lebih baik jika mengacu salah satu model.

 

Menurut Issac dan Michael (1981) berdasarkan pendekatannya, ada dua model monitoring dan evaluasi program yakni

1. Model monitoring dan evaluasi program menggunakan pendekatan sistem (systems approach) yaitu dengan memperhatikan: (a) masukan (input), (b) proses, dan (c) luaran (output). Model ini diterapkan dengan tujuan untuk sekedar melihat keberhasilan progam. Dengan membandingkan luaran dan masukan akan dapat diketahui perolehan (gain) yang dicapai. Continue reading

Lesson Study sebagai Classroom Action Research (Penelitian Tindakan Kelas/PTK)

Lesson Study sebagai Classroom Action Research (Penelitian Tindakan Kelas/PTK)

 

Lesson study sebagai suatu riset meliputi tiga tahapan utama yakni tahap perencanaan (planning), tahap implementasi (implementing/do), tahap refleksi (reflecting/see). Dari tahapan tersebut, jika mengacu pada PTK menurut Sagor (1992), maka pelaku lesson study bekerja pada tiga tahapan tindakan, yakni: (1) memprakarsai tindakan (initiating action), misalnya ingin mengadopsi suatu gagasan atau ingin menerapkan suatu strategi baru, (2) monitoring dan membenahi tindakan (monitoring and adjusting action), dan (3) mengevaluasi tindakan (evaluation action) untuk menyiapkan laporan final dari program secara lengkap. Oleh karena itu, dari sudut inquiry maka kegiatan untuk memprakarsai tindakan biasanya berupa kegiatan mencari informasi yang akan membantu dalam memahami dan memecahkan masalah sehingga merupakan research for action. Selama pelaksanaan dilakukan monitoring dan pembenahan tindakan yang lebih berkait dengan apa yang dapat dilakukan sehingga merupakan research in action. Pada akhir kegiatan dilakukan evaluasi akhir untuk mengevaluasi tindakan yang lebih berfokus untuk mengevaluasi kinerja yang telah dilakukan sehingga merupakan research of action.

 

Agar dapat dibuat perencanaan yang baik pada tahap research for action, pemrakarsa tindakan harus melakukan refleksi awal yang berbasis pada kondisi awal dan digalii melalui need asesment. Dalam tahap ini diperoleh akar masalah yang akan diatasi melalui lesson study sehingga hasil need assessment, sebagai deskripsi semua kondisi awal. Dalam hal yang demikian, dapat dijadikan dasar placement evaluation dengan tujuan untuk menetapkan program agar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Dari placement evaluation itulah dapat dipahami dengan pasti posisi

masing-masing pihak yang berkolaborasi, baik dosen, guru, maupun siswa berkait dengan akar masalah yang akan dipecahkan. Continue reading

LESSON STUDY DAN KOMPETENSI GURU

LESSON STUDY DAN KOMPETENSI GURU

 

Upaya meningkatkan kompetensi guru dapat dilakukan dengan beberapa pendekatan, yakni pendekatan internal dengan memanfaatkan guru yang lebih berpengalaman sebagai pelatih, pendekatan eksternal dengan mengirimkan guru untuk mengikuti pelatihan ataupun studi lanjut, dan dengan pendekatan kemitraan melalui kerjasama antara perguruan tinggi dan sekolah. Karakteristik program kemitraan adalah dikembangkannya prinsip kolaborasi yang memberikan keuntungan pihak-pihak yang terlibat (Fandi Tjiptono & Anastasia Diana, 1996). Prinsip kolaborasi juga dapat dilakukan antar sesama guru dalam suatu sekolah juga dapat menjadi ajang yang efektif untuk meningkatkan mutu guru.

 

Lesson study sebagai salah satu program kegiatan untuk meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran dapat dikembangkan di sekolah sebagai studi untuk analisis atas suatu praktik pembelajaran yang dilaksanakan dalam bentuk pembelajaran berbasis riset untuk menemukan inovasi pembelajaran tertentu. Continue reading

Lesson Study dan Guru

Lesson Study dan Guru

 

Pendidikan adalah proses dinamis yang selalu memerlukan inovasi dan perbaikan dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu pengembangan berbagai pendekatan yang positif sangat diperlukan agar pendidikan itu mampu bergerak dinamis mengimbangi proses perubahan yang paling aktual. Salah satu pendekatan yang belakangan cukup berhasil dikembangkan di Jepang, USA dan beberapa negara eropa dalam upaya perbaikan proses dan produk pendidikan adalah kegiatan lesson study. Lesson study adalah suatu kegiatan instruksional yang ditandai dengan adanya proses kolaboratif dari sekelompok guru yang secara bersama-sama merencanakan langkah-langkah pembelajaran termasuk metode, media dan instrumen evaluasinya. Kegiatan ini berlangsung dengan cara salah seorang guru melakukan praktek pembelajaran yang direncanakan di kelas dan yang lain Continue reading

Lesson Study: Jenis-Jenis Dokumentasi Pembelajaran

Lesson Study: Jenis-Jenis Dokumentasi Pembelajaran


 


Menurut Kamus umum bahasa Indonesia, arti dari kata “ dokumentasi “, adalah sesuatu yang tertulis , tercetak atau terekam yang dapat dipakai sebagai bukti atau keterangan. Adapun definisi dokumentasi adalah pemberian atau pengumpulan bukti-bukti dan keterangan. Sedangkan dalam pengelolaan kegiatan dokumentasi Lesson Study didefinisikan sebagai suatu bahan untuk refleksi kegiatan pembelajaran yang berfungsi sebagai alat evaluasi atau Refleksi dari perencanaan sampai implementasi suatu model pembelajaran; informasi Model Pembelajaran; Stategi Pembelajaran yang diterapkan; Interaksi aktif siswa terekam dalam proses dokumentasi.


 


Kegiatan pembelajaran dalam lesson study yang akan dijadikan bahan kajian bersama adalah kegiatan riil dan utuh sepanjang waktu proses pembelajaran tersebut berlangsung. Sekiranya 1 jam pelajaran berlangsung selama 40 menit, maka kegiatan pembelajaran utuh juga semestinya lebih kurang selama waktu 40 menit. Pendokumentasian pada lesson study pun seharusnya berdurasi tidak jauh berkurang dari proses pembelajaran yang berlangsung.


 


Ditinjau dari jenis-jenisnya dokumentasi pembelajaran untuk lesson study ada beberapa macam :


 


1. Dokumentasi Visual, dapat berupa hasil pemotretan event-event penting baik dengan kamera konvensional maupun digital. Hasilnya berupa gambar-gambar urutan kejadian dalam kelas selama PBM berlangsung;


 


2. Dokumentasi Audio, jenis ini menekankan pada rekaman suara di dalam kelas selama PBM berlangsung. Rekaman ini sangat penting untuk mengkaji kualitas verbal dan isi instruksi-instruksi yang disampaikan oleh guru, atau pun juga respon verbal siswa di dalam PBM yang sedang berlangsung; dan


 


3. Video, jenis dokumentasi ini sangat menguntungkan apabila digunakan di dalam kelas saat PBM berlangsung. Kedua aspek, yakni visual dan audio akan terekam dalam sekuens yang lebih lengkap dan jelas. Keuntungan jenis video adalah mampu merekam semua ekspresi dan impresi siswa maupun guru dengan baik. Sudah barang tentu dari ke-3 jenis dokumentasi di atas, kesemuanya akan saling melengkapi dengan kelebihan kualitas masing-masing. Namun apabila harus diambil sebuah pilihan, maka hendaknya diambil yang jenis video karena akan lebih banyak


keuntungannya dalam kegiatan lesson study.


 


Kata kunci: lesson study, dokumentasi pembelajaran, model pembelajaran, strategi pembelajaran

Lesson Study : Fokus Pengambilan Gambar Pada Tahap Post Class Discusion (See)

Lesson Study : Fokus Pengambilan Gambar Pada Tahap Post Class Discusion (See)

 

Setelah tahap implementasi selesai dilaksanakan tahap ketiga post-class discussion (see) atau kegiatan pasca-pelajaran biasanya disebut juga dengan istilah refleksi. Pada prinsipnya yang dimaksud dengan istilah refleksi ialah upaya evaluasi yang dilakukan oleh para kolaborator atau partisipan yang terkait denga suatu lesson study yang dilaksanakan.Refleksi ini dilakukan dengan kolaboratif, yaitu adanya diskusi terhadap berbagai masalah yang terjadi di kelas penelitian. Dengan demikian refleksi dapat ditentukan sesudah adanya implementasi tindakan dan hasil

observasi. Berdasarkan refleksi ini pula suatu perbaikan tindakan (replanning) selanjutnya ditentukan. Fokus utama dalam tahap ini adalah menganalisis “bagaimana siswa belajar”. Hal terpenting yang bagi peserta lesson study adalah mengambil makna apa yang bisa dipelajari dengan dari tampilan tersebut dengan kata lain siswa bisa “belajar apa” dari penampilan guru model tersebut. Refleksi dilakukan setelah pembelajaran berakhir denan maksud apa yang telah dipelajari observer dari pembelajaran tersebut dapat dikarifikasi dan diketahui. Bahan yang digunakan untuk refleksi adalah catatan yang dimiliki observer dan hasil rekaman tim dokumentasi yang dapat diputar ulang untuk kejadian yang menarik perhatian. Continue reading