Tag Archives: cooperative learning

Pembelajaran Kooperatif: Model Pembelajaran Pembangun Pengetahuan Siswa

Pembelajaran Kooperatif: Model Pembelajaran Pembangun Pengetahuan Siswa

Teori konstruktivisme yang banyak dianut oleh para guru saat ini, mengharuskan guru untuk menyusun dan melaksanakan suatu kegiatan belajar mengajar yang dapat memfasilitasi siswa agar aktif membangun pengetahuannya sendiri. Menurut paham kontruktivisme, keberhasilan belajar tidak hanya bergantung pada lingkungan atau kondisi belajar, tetapi juga pada pengetahuan awal siswa dan melibatkan pembentukan “makna” oleh siswa itu sendiri berdasarkan apa yang telah mereka lakukan, lihat, dan dengar.

Dari sekian banyak model pembelajaran yang sesuai dengan teori konstruktivisme adalah pembelajaran kooperatif. Model pembelajaran kooperatif ini dianggap sesuai dengan teori konstruktivisme karena dalam pelaksanaannya selalu mengupayakan pengembangan struktur kognitif siswa, di mana siswa dipicu untuk membangun pengetahuan sendiri melalui berpikir  secara rasional.

Model pembelajaran kooperatif (cooperative learning) merupakan sistem pembelajaran yang memberi kesempatan seluas-luasnya kepada anak didik untuk bekerja sama dengan sesama siswa dalam tugas-tugas yang terstruktur. Oleh karena itu banyak pendidik mengenal model pembelajaran kooperatif sebagai pembelajaran secara berkelompok.

Sebenarnya, tidaklah demikian. Model pembelajaran kooperatif meminta siswa untuk lebih daripada sekedar belajar berkelompok atau Continue reading

Advertisements

INOVASI PEMBELAJARAN MIPA DI SEKOLAH DAN ALTERNATIF IMPLEMENTASINYA – Cooperative Learning (Pembelajaran Kooperatif)

INOVASI PEMBELAJARAN MIPA DI SEKOLAH DAN ALTERNATIF IMPLEMENTASINYA – Cooperative Learning (Pembelajaran Kooperatif)

 

Pada Cooperative Learning siswa bekerja bersama-sama dalam team yang beranggotakan 4 atau 5 siswa. Cooperative Learning is a succesful teaching strategy in wich small teams, each with students of different levels of ability, use a variety of learning activities to improve the understanding of a subject. Each members of a team is responsible not only for learning what is taught but also for helping teammates learn, yhus creatung an atmosphere of achievement. (http://www.ed.gov). Pada definisi tersebut terkandung pengertian bahwa dalam belajar kooperatif

banyaknya anggota kelompok kecil, kemampuan anggota-anggota kelompok yang berbeda, menggunakan aktivitas belajar yang bervariasi untuk meningkatkan pemahaman diri. Setiap anggota kelompok tidak hanya bertanggung jawab pada belajar sendiri tetapi juga membantu teman satu team yang lain dalam belajar, sehingga tercipta suasana sukses. Continue reading